Fakta Keuntungan dan Kerugian Beternak Kelinci

Kelinci


POLIPRENEUR.com - Berternak selain mengasikan karena hobi, beternak juga bisa menghasilkan keuntungan atau manfaat. Beternak kelinci selain memiliki keuntungan juga memiliki kelemahan (sebaliknya).

Ternak kelinci memang mudah kalau masalah makanan, mudah kenapa?

Yang dimaksud mudah disini bukannya harganya yang murah, tetapi mencari makanannya yang mudah tapi harga juga termasuk yang dimaksud diatas, karena tidak perlu biaya mahal untuk makanan kelinci.

Beternak kelinci perbandingan keuntungan sama kerugian masih banyak keuntungan dibandingkan kelemahan dan kerugiaannya. Karena seperti yang saya paparkan di atas kelinci tidak perlu membutuhkan biaya yang mahal jadi kerugian ternak kelinci sedikit sekali malah hampir tidak ada.

Mungkin hanya beli kandang dan bibit saja untuk kerugiaanya jika itu gagal atau mati. Jika anda sudah mahir dalam melihara kelinci pasti angka kerugian akan minim sekali.

Jadi, berdasarkan diatas saya menjelaskan presentase keuntungan dan kerugian ternak kelinci itu berapa. Berdasarkan analisa saya presentase keuntungan dan kerugian adalah Keuntungan 85% dan Kerugian 15%.

Ini sudah terbuktikan bahwa kesempatan untuk mendapatkan keuntungan besar sekali dibandingkan dengan kerugiannya. Jika Anda pemula dan tidak sabar silahkan baca artikel yang pernah saya buat dibawah ini.

Berikut ini keuntungan (keunggulan) dan kerugian (kelemahan) beternak kelinci :

A. Keuntungan (kelebihan)

1. Makananya mudah didapat kalaupun beli harga juga terjangkau murah meriah.

2. Daging kelinci sangat bergizi dan aman bagi tubuh kita, dibandingkan ternak hewan lainnya. Maka tak heran banyak orang memakai bahan ini untuk campuran makanan yang bergizi dan lezat.

3. Mudah dijalankan seorang pemula saja bisa menjalankan baik itu pemuda, dewasa, perempuan dan laki-laki pasti bisa menjalankan usaha ternak ini.Cocok sekali menjadi sampingan anda.

4. Keuntungan laba lumayan banyak, karena modal dan biaya yang cukup murah dan tidak memakan banyak biaya sehingga laba dari ternak tersebut pastinya banyak.

5. Dan panennya tidak perlu menunggu lama, umur 3 – 4 bulan saja sudah siap dibuat pedaging kalau untuk dijual saja umur 1 bulan saja sudah bisa karena sudah disapih atau sudah tidak menyusu induknya lagi. Dan induk bisa melahirkan anak an kelinci sekitar kurang lebih 4-8 ekor anak kelinci, tergantung induk betina dan induk jantan.

6. Yang paling menguntungkan lagi ternak kelinci juga dapat diambil manfaatnya sebagai organik, air kencing dan kotoran dari kelinci sangat bermanfaat sekali dijadikan bahan organik. Misalnya seperti pupuk organik (kotoran) dan pengusir hama (air kencing).

B.  Kerugian (kelemahan)

1. Untuk pertama beternak membutuhkan biaya cukup besar karena untuk membuat kandang dan bibit saja membutuhkan dana lumayan. Jadi untuk membalikan modal butuh waktu lagi.

2. Akan berisiko tinggi juga, jika tidak tepat pengelolaannya seperti belum bisa menjalankan ternak kelinci dengan benar, belum mengerti marketing yang baik dan jika terkena penyakit belum bisa menanggulanginya. Masalah seperti inilah yang biasa terjadi di ternak kelinci.

3. Harga pasaran tidak selalu tepat kadang naik kadang juga turun, inilah biasanya yang membuat peternak merasa jengkel karena harga tidak selalu stabil.

4. Membutuhkan waktu banyak sekali sehingga memakan banyak waktu kita, itu karena menyelesaikan penyakit dan pembersihan terhadap kandang kita dan jika makan kelinci kita gratis (ramban, rumput) kita harus mencari dulu.

Beternak kelinci jika itu hobi anda maka akan kelihatan mudah dan tidaklah sulit, sehingga ternak menjadi kesenangan buat kita bukan menjadi beban kita !

Fakta Keuntungan dan Kerugian Beternak Kelinci mudah mudah an dapat menjadi anda lebih semangat dalam beternak kelinci. (*)

Source : Polipreneur Newsroom

Berita Terkait