Namanya Disebut Bakal Diusung PDIP di Pilwakot Surabaya, Ini Kata Jamhadi

Jamhadi (tengah) bersama pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah, Jl Tambak Pring, Kota Surabaya.


POLIPRENEUR.com - Nama Ketua Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Kota Surabaya, Dr Ir Jamhadi, MBA, menjadi salah satu kandidat yang bakal diusung PDIP pada perhelatan Pilwali (Pemilihan Wali) Kota Surabaya.

Munculnya nama Jamhadi bukan tanpa alasan. Meski bukan seorang politikus murni, namun jiwa Jamhadi melekat pada partai berlambang moncong putih ini sejak masa Pak Tjip (panggilan almarhum Sutjipto, yang saat itu Sekjen DPP PDIP).

"Kota Surabaya memerlukan sosok wali kota yang paham terhadap perekonomian dan segala aspek yang menyangkut perkotaan termasuk smart city," kata Jamhadi, tanpa menjawab apakah dia bersedia maju atau tidak pada Pilwali Kota Surabaya pada tahun 2020 mendatang.

Menurut pandangan Jamhadi, Surabaya sebagai Ibu Kota Propinsi Jawa Timur termasuk kota terpenting sebagai barometer ekonomi kota-kota di Indonesia. Dan sejak tahun 2005, Surabaya memiliki vision planning 2005-2025.

"Dan Alhamdulillah, selama ini mulai kepemimpinan Pak BDH (Bambang Dwi Hartono) hingga Bu Risma (Tri Rismaharini) sudah dibangun dan dilaksanakan pada track yang benar," ucap Jamhadi, yang juga Direktur Utama PT Tata Bumi Raya ini.

Lanjut Jamhadi, Jawa Timur berkontribusi ekonomi terbesar kedua sebesar 17% dari total perekonomian nasional yang dibentuk 30% dari Surabaya. Perputaran uang di Jatim sebesar Rp 9 triliun dan sebesar 20% hingga 30% ada di Surabaya.

"Dan kami gencarnya menuju smart city. Dengan 52% PDRB Surabaya berasal dari jasa dan perdagangan yang ujungnya untuk meningkatkan kesejahteraan warganya dan meningkatkan kebahagiaan warganya," jelas Jamhadi, salah satu pendiri Surabaya Creative City Forum (SCCF) ini.

Selain harus memiliki pemahaman luas tentang ekonomi dan smart city, kata Jamhadi, Kota Surabaya butuh sosok Wali Kota yang berintegritas, bersih, dan tentunya harus bisa menyentuh ABCG, meliputi Akademisi, Bisnis, Community (Komunitas), Government (Pemerintah).

"Peran serta quatro helix (ABCG) turut hadir mensukseskan secara berkesinambungn (sustain). Untuk sosok Wali Kota Surabaya ke depan, harus bisa meneruskan dan melengkapi capaian-capaian yang ada, dan masih banyak yang bisa ditingkatkan," tegas Jamhadi. (*)

Penulis : Junaidi