Kisah Sukses

Kisah Harland, Sempat Mau Bunuh Diri, Lalu Sukses di Usia Senja

Harland David Sanders


POLIPRENEUR.com - Kentucky Fried Chicken (KFC) semakin banyak penggemarnya. Restoran cepat saji ini berdiri di berbagai kota di dunia. Bahkan, pengunjungnya membludak.

Tapi siapa sangka, di balik kisah suksesnya KFC ini terdapat seorang pria yang sempat bunuh diri. Harland David Sanders, pendiri KFC dan wajahnya bisa Anda temukan setiap kali datang ke gerai KFC di manapun berada.

Harland David Sanders merasa gagal di 65 tahun hidupnya. Dia sudah menuliskan niatnya bunuh diri di secarik surat, tapi, akhirnya dia mengurungkan niat. Dan sebaliknya dia menulis apa yang mau dicapai di sisa hidupnya yang sudah senja.

Harland David Sanders sadar masih punya kesempatan dan keahlian, yaitu memasak. Dia meminjam 87 dollar AS dengan jaminan cek-nya dan membeli ayam, memasaknya dengan resepnya. Lalu berjualan door to door dan ditolak 1.009 kali dari 1 rumah ke rumah lainnya di kota Kentucky.

Ingat, di usia 65 dia sudah menyiapkan niat untuk bunuh diri tapi di usia 88 tahun, dia menjadi Billionaire dari usaha Kentucky Fried Chicken. Dan sekarang di seluruh dunia, semua orang mengenal KFC, bahkan di Indonesia hampir setiap kota ada.

Harland lahir di Henryville, Indiana, Amerika Serikat, pada 9 September 1890. Ayahnya seorang petani yang memiliki ladang seluas 80 ha.

Sayang, ia mesti ditinggal Sang Ayah pada tahun 1895. Alhasil, ibunya menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja di pabrik pengalengan tomat. Sementara Ia bertukar posisi dengan menjaga saudara-saudaranya serta memasak.

Kondisi tersebut tak bertahan lama karena ia mesti berseteru dengan ayah tirinya dan putus sekolah di kelas 7 sehingga bekerja di bidang pertanian.

Pada usia 13 tahun, Harland bekerja sebagai pelukis kereta kuda di Indianapolis. Dan di tahun berikutnya ia bekerja sebagai buruh tani di sebuah peternakan.

Berbagai pekerjaan ia lakoni untuk bisa membiayai diri dan keluarganya. Bahkan pada tahun 1906 ia memalsukan tanggal lahirnya untuk mendaftar di Angkatan Darat Amerika Serikat.

Pada tahun 1907, Harland kembali tinggal bersama pamannya di Sheffield, Alabama. Ia bekerja untuk Southern Railway sebagai pandai besi di bengkel-bengkel. Lagi-lagi, berbagai pekerjaan ia lakoni seperti menjadi pencuci mesin kereta api.

Di tahun yang sama, ia bertemu dan menikahi Josephine King. Kemudian ia belajar hukum di La Salle Extension University.

Setelah berbagai pekerjaan Ia lakoni, hingga menjadi penjual asuransi jiwa, dia akhirnya pindah ke North Corbin, Kentucky. Di sini lah awal terciptanya makanan legendaris tersebut. 

Ia membuka bengkel dan juga menyajikan hidangan ayam di sebuah restoran. Oleh karena itu ia disebut Kolonel Kentucky oleh sang Gubernur. Kolonel bukan berarti seperti kolonel di angkatan militer, melainkan kolonel dalam bucket ayam goreng. 

Popularitas makanan tersebut melejit begitu saja sehingga pada tahun 1939, Harland bisa membeli sebuah motel di Asheville, North Carolina. Dan pada bulan Juli 1940, dia menyelesaikan resep untuk menggoreng ayamnya.

Namun sayang, di tahun 1941 bisnisnya mengalami kerugian akibat penjatahan gas oleh pemerintah akibat perang dunia II. Hingga akhirnya pada tahun 1952, Harland membuat waralaba KFC yang dibeli oleh Pete Harman dari South Salt Lake di Utah, yang memiliki salah satu restoran terbesar di kota tersebut.

Mereka akhirnya bersama-sama mendirikan bisnis Kentucky Fried Chicken, yang merupakan restoran pertama di dunia yang menggunakan nama tersebut. Tahun 1964 alias di usia kepala tujuh, bisnis tersebut akhirnya sukses besar.

Pada pertengahan 1960-an, KFC pun telah membuka cabang di Kanada, Meksiko, Jamaika, dan bahkan Inggris. Namun Sanders tidak mampu menjalankan bisnisnya, sampai akhirnya bisnis tersebut dijual kepada grup investor seharga US$ 2 juta dan US$ 40.000 untuk gaji pekerja tiap bulannya.

Di tahun 1980, Harland didiagnosis menderita leukemia dan meninggal pada 6 Desember 1980 pada usia 90 tahun di Rumah Sakit Yahudi di Louisville, Kentucky. (*)

Source : Detik

Berita Terkait