Di Akhir Jabatan Jamhadi sebagai Ketua KADIN Surabaya

Dr Ir. Jamhadi, MBA


POLIPRENEUR.com - Pelepasan peserta mudik gratis bersama KADIN Surabaya pada 3 Juni 2019 kemarin menjadi jabatan terakhir bagi Dr Ir Jamhadi, MBA sebagai Ketua Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Kota Surabaya, sebelum pelaksanaan musyawarah kota (Mukota) yang rencananya akan digelar pada Juli 2019.

Dihadapan ribuan pemudik itu, Jamhadi pamitan sebagai Ketua KADIN Surabaya. Pamitan bukan berarti kiprahnya memberikan sumbangsih pemikiran dan ide dalam membangun perekonomian Surabaya ikut berakhir pula. Tidak.

Justru, Jamhadi memberikan kesempatan bagi penerusnya yang berjiwa muda dan penuh inovasi untuk turut serta bersama dirinya membangun Indonesia, Jawa Timur, dan Kota Surabaya pada khususnya.

Kenapa merangkul yang muda? Itulah uniknya pemikiran Chairman PT Tata Bumi Raya ini. Dia merangkul siapapun yang sekiranya mau dan mampu untuk bersama-sama membangun Indonesia khususnya Jawa Timur tercinta ini.

Sempat suatu ketika beliau bilang, untuk menjadi bahwa kriteria pemimpin itu harus bisa menyentuh ABCG ; Akademisi, Bisnis, Community (Komunitas), Government (Pemerintah). Dan kriteria itu dibuktikan oleh Jamhadi.

Di kalangan akademisi, dia diberi amanah menjadi Ketua Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) Untag 45 Surabaya. Dia dilantik sebagai Ketua IKBA Untag 45 Surabaya pada 21 November 2017.

Meski sebagai Ketua IKBA Untag 45 Surabaya, Jamhadi membuka peluang bekerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan. Contoh kecil bagaimana dia menjembatani hasil riset dari dosen atau peneliti dengan dunia usaha, sehingga terciptalah inovasi baru di kalangan industri.

Di luar kedekatannya dengan kalangan akademisi, pergaulan Jamhadi di dunia usaha tak terhitung angka. Jaringannya bukan cuma lokal, tapi sejumlah pengusaha luar negeri kerap menjumpainya di kantornya atau di kantor KADIN. Bahkan, dalam berbagai kesempatan, Jamhadi jadi narasumber dengan berbagai topik seputar ekonomi bisnis.

Jamhadi juga tak jarang pergi dari satu negara ke negara lainnya untuk mencari peluang kerjasama serta bagaimana mereka bisa berinvestasi, meningkatkan kerjasama perdagangan, serta menarik wisatawan asing ke dan negeri.

Khusus komunitas, keberadaan Surabaya Creative City Forum (SCCF) merupakan bukti bagaimana Jamhadi merangkul insan kreatif demi terciptanya Kota Kreatif sebagaimana yang dimaktubkan dalam Jejaring Kita Kreatif UNESCO.

SCCF didirikan Jamhadi bersama dengan Samsul Hadi (Direktur Utama Peac Bromo) yang sekarang didapuk jadi Ketua SCCF. Didukung oleh berbagai komunitas dan organisasi, seperti KADIN, HIPMI, IWAPI, Suwec, Infis, Gerdu, serta lainnya, SCCF hadir untuk menjadikan ide kreatif menjadi bisnis kreatif.

Konsep smart city yang digaungkan Jamhadi ke Pemkot Surabaya juga tak kalah pentingnya. Karena, lewat KADIN Surabaya, Jamhadi memberikan rekomendasi ke Pemkot Surabaya dan DPRD Surabaya supaya segera melegalkan Perda Industri Kreatif untuk menunjang smart city.

Bagi pengusaha pemula, hadirnya Klinik KADIN Surabaya sangat membantu bagi mereka yang kesulitan mengembangkan usahanya.

Klinik KADIN Surabaya membantu pengusaha khususnya UMKM jika menemui kendala, misal manajemen keuangan, pemasaran, dan produksi. Kini, jabatan Jamhadi di KADIN Surabaya hanya menghitung hari.

Selepas dari jabatan Ketua KADIN Surabaya, Jamhadi akan terus mendorong peningkatan jumlah entrepeneur di Surabaya dan Jawa Timur. Di Surabaya, kabar baiknya ialah jumlah entrepeneur tumbuh dari 1,4% menjadi 3,8%.

Dan daya saing Indonesia naik dari sebelumnya di peringkat 43 di tahun 2018, naik diperingkat 32 di tahun 2019 ini. Peningkatan itu diharapkan bersanding dengan terwujudnya Kota Surabaya sebagai Kota Pintar atau Smartcity sesuai standar International Standard Organization (ISO) 37120.

Jamhadi sadar, tak ada jabatan yang kekal. Karenanya, dia memanfaatkan sebaik-baiknya jabatan itu untuk kemajuan bersama.

Jamhadi menjabat Ketua KADIN Surabaya selama 2 periode. Pendiri Surabaya Creative City Forum (SCCF) dan Dewan Penasehat Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Jawa Timur ini terpilih sebagai Ketua KADIN Surabaya periode 2009-2014 menggantikan Rudiansyah dalam Seminar dan Musyawarah Kota (Mukota) ke-4 KADIN Surabaya pada 23 Juni 2009 di Hotel Bumi Surabaya.

Sukses di periode pertama, Jamhadi kembali terpilih untuk periode berikutnya (2014-2019), dan dilantik oleh La Nyalla Mahmud Mattalitti (Ketua KADIN Jawa Timur) pada Kamis, 4 September 2014.

Selama 2 periode itulah pengabdian Jamhadi sebagai Ketua KADIN Surabaya, karena dalam AD/ART, jabatan Ketua KADIN tidak lebih dari 2 periode. (*)

Penulis : Junaidi