Ratusan "Emak-emak" Desa Simpang "Menguning" Bersama Abadont

Dondik Agung Subroto dan Sri Wulandari saat sosialisasi di Desa Simpang, Kec. Prambon, Sidoarjo


POLIPRENEUR.com - Ratusan ibu-ibu atau populer disebut "emak-emak" berbalut busana dengan paduan warna kuning tampak memadati salah satu rumah warga di Desa Simpang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu malam, 6 Maret 2019.

Meski cuaca di wilayah sekitar gerimis, namun tak menyurutkan antusiasme mereka untuk turut serta dalam sosialisasi atau pengenalan lebih dekat terhadap calon legislatif Sidoarjo, H Dondik Agung Subroto dan Hj Sri Wulandari.

Tak kenal maka tak sayang. Begitulah pepatah yang kerap dilontarkan Dondik Agung Subroto atau dijuluki Abadont. Dengan saling mengenal antara pemilih (masyarakat pemegang hak suara) dan dipilih (caleg), maka masyarakat pemilih tak ragu lagi untuk menentukan siapa sosok yang akan dipilih pada Pileg yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019.

Dondik maju menjadi caleg Sidoarjo dari Partai Hanura daerah pemilihan (dapil) 3 Sidoarjo, meliputi Krembung, Prambon, Tulangan, Wonoayu dengan jumlah alokasi 8 kursi. Sedangkan Sri Wulandari maju sebagai caleg Provinsi Jawa Timur dapil 2 Sidoarjo juga dari Partai Hanura.

Pada Rabu malam itu, sosialisasi berjalan ganyeng karena banyak dari peserta yang hadir sangat penasaran dengan program yang akan dijalankan Dondik Agung beserta Sri Wulandari saat nanti mereka memberi amanah untuk lolos menjadi Anggota DPRD Sidoarjo dan DPRD Jawa Timur.

Saat itu juga, keduanya menjawab program itu tak jauh dari peran tugas dan fungsi seorang legislatif, serta bagaimana lebih aktif untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dalam kompleksitas pembangunan Kabupaten Sidoarjo, baik dari sisi infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, akses pekerjaan, ekonomi wisata, dan lain-lain.

Mendapati penjelasan itu, emak-emak itu kian memantapkan pilihannya untuk menjadikan Dondik Agung Subroto dan Sri Wulandari anggota legislatif.

"Bismillah jadi," sahut seorang ibu yang ikut serta dalam sosialisasi itu sambil diaminkan peserta yang lain.

Di akhir acara, selain lantunan sholawat yang menggema, peserta juga dipandu cara mencoblos surat suara yang sah, yakni "buka kertas suara DPRD Sidoarjo dan DPRD Provinsi Jawa Timur, fokus di pojok kiri bawah, coblos Hanura nomor urut 1."(**)

Lihat videonya 

Source : Polipreneur Newsroom