Rakernas Pemuda LIRA Menguatkan Sinergi dengan Polri

Rakernas Pemuda LIRA di Cisarua Bogor.


POLIPRENEUR.com - Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menggelar rapat kerja nasional (rakernas) di hotel Ghara Dinar, Cisarua, Bogor, pada 15 hingga 17 Februari 2019.

Bahasan dalam rakernas ini Rakernas Pemuda LIRA ini menurut rencana dihadiri oleh pimpinan kepolisian, Jendral Tito Karnavian (Kapolri), namun karena satu dan hal lain maka Tito berhalangan hadir dan mengutus staf ahlinya, Brigjen Pol Wahab Sahroni untuk menjadi keynote speaker.

Turut hadir Ketua Umum HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), Bahlil Lahadahlia, kemudian di hari ke-3 hadir Ketum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Noer Fajriansyah. Hadir pula 15 ketua/pengurus DPW dan 51 ketua dan pengurus DPD Pemuda LIRA se-Indonesia.

Di pembukaan Rakernas, Brigjen Pol Wahab Sahroni berpesan kepada seluruh aktivis Pemuda LIRA bahwa hari ini pemuda terlihat lesu dan kurang bersemangat dalam membangun dan mengkritisi setiap isu yang berkaitan erat dengan khalayak ramai (masyarakat umum).

Sejarah mencatat pemuda selalu menjadi agen of change pada tahun 1928, 1966, 1998 dan lain-lain. Pemuda hari ini lebih banyak menjadi pelaku kriminalitas, sebut saja gank motor, tawuran antar kelompok, penyebar dan pemakai narkoba dan lain sebagainya.

"Saya sangat mengapresiasi kepada Pemuda LIRA yang kumpul bersama untuk membahas dan memikirkan solusi bagi permasalahan bangsa walau saya dengar tidak ada bantuan dari Kemenpora, artinya Rakernas ini berdikari urunan dari masing-masing pengurus DPP dan juga Pengurus Provinsi," ucapnya.

Lebih lanjut Sahroni menyambut baik tawaran Ketum DPP, Bung Adam Irham agar terjalin kerjasama yang solid bagi Pemuda LIRA dan kepolisian dalam menjalankan program-program yang terkait dengan dunia kepemudaan.

"Dalam waktu dekat akan kita bahas lebih deep dan teknis bagaimana kerja sama itu berlangsung," ujarnya.

Terakhir, Sahroni menyampaikan untuk menyongsong pemilu pada 14 April 2019, setiap elemen bangsa harus hadir dalam menciptakan suasana damai.

Persaudaraan sebangsa setanah air harus terus digelorakan termasuk Pemuda LIRA wajib berperan aktif untuk bisa menangkal berita hoax dan ujaran kebencian yang bisa menyebabkan perselisihan dan konflik antar anak bangsa. (*)

Penulis : Ach Yanto