2 Caleg PAN Diadili Perkara Diduga Lakukan Politik Uang

Mandala Abadi dan Lucky Andriani beserta kuasa hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018).


POLIPRENEUR.com - Jangan sekali-kali melakukan money politic jika tak ingin bernasib seperti dua Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini. Keduanya didakwa melanggar Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu) saat melakukan kampanye.

Kedunya ialah Mandala Abadi yang berprofesi sebagai presenter 'Shoji' dan Lucky Andriani dengan profesi yang sama.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) pada Rabu (12/12/2018), Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andri Saputra menyebut Mandala dan Lucky yang merupakan caleg DPR RI dari PAN nomor urut 5 dapil Jakarta Selatan dan DPRD DKI nomor urut enam dapil Jakarta Pusat diduga melakukan politik uang dalam kampanye tatap muka di Pasar Gembrong Lama, Jakarta Pusat pada tanggal 19 Oktober 2018.

Saat itu, Mandala dan Lucky diduga membagikan kupon yang bergambarkan nama mereka dan lambang PAN.

“Di belakangnya ada semacam janji seandainya terpilih diundi umrah dan door prize,” jelas Andri.

Hadiah umroh untuk satu atau dua orang dengan jumlah uang sekitar Rp 20 juta hingga Rp 25 juta hasil dari patungan Mandala dan Lucky.

Andri mengatakan, kampanye kedua caleg PAN tersebut melanggar Pasal 523 ayat 1, Pasal 280 ayat 1 huruf j, UU RI Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Kuasa hukum Mandala, Muhammad Rullyandi mengatakan pihaknya akan menempuh segala upaya untuk mendapatkan keadilan.

Sidang dakwaan perkara bernomor Reg. Perk. No PDM-905/JKTPS/12/2018 itu dihadiri oleh Hakim Ketua Desbenneri Sinaga, Jaksa Penuntut Umum Andri Saputra, terdakwa Mandala Abadi dan Lucky Andriani beserta kuasa hukum, dan Badan Pengawas Pemilu Jakarta Pusat. (*)

Source : Antaranews