Usai Luncurkan Buku, Jamhadi Doakan La Nyalla Jadi Ketua DPD RI

Jamhadi, Khofifah Indar Parawansa, dan La Nyalla Mahmud Mattalitti


POLIPRENEUR.com - Peluncuran buku "Mewujudkan DPD RI Yang Kuat dan Bermartabat" karya La Nyalla Mahmud Mattaliti dihadiri sejumlah Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari wilayah Timur dan Pulau Jawa.

Acara dilaksanakan di Shangri La Hotel Surabaya, mulai pukul 10.00 WIB. Selain Senator RI, hadir pula ialah Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur), Heru Tjahjono (Sekdaprov Jawa Timur), Jamhadi (Tim Ahli KADIN Jawa Timur), Erlangga Satriagung (Ketua KONI Jawa Timur), dan sejumlah tamu undangan.

Panelis bedah buku ialah Zein Badjeber (Anggota Forum Konstitusi MPR), Margarito Kamis (Pakar Hukum Tata Negara), dan moderatornya ialah Djamal Azis (Anggota Lembaga Kajian Konstitusi).

Tampak beberapa Senator yang hadir diantaranya Fahira Idris (DKI Jakarta), Abdullah Putra (Aceh/mantan Gubernur Aceh), Abdullah Puteh (Aceh), Abraham (NTT), Jafar (Sultra), Hilmi (Yogyakarta), Bambang (Jateng), Adelia Aziz (Jatim), dan lain-lain.

Jamhadi yang turut serta hadir dalam bedah buku yang diselenggarakan di Ruang Nirwana Hotel Shangri La Surabaya ini menyampaikan selamat atas terbitnya buku karya La Nyalla dan juga terpilihnya La Nyalla di DPD RI periode 2019-2024 mewakili Jawa Timur.

"Beliau berpengalaman memimpin asosiasi dan organisasi termasuk PSSI yang meskipun dinamikanya tinggi, nyatanya beliau mampu memimpin. Insha Alloh, Pak LaNyalla jadi Ketua DPD RI. Dengan leader style, kami support beliau," ungkap Jamhadi.

Buku yang ditulis La Nyalla setebal 44 halaman lebih memuat hasil pemikiran La Nyalla dalam menyikapi keberadaan DPD RI saat ini dan tujuannya ke depan.

Dalam petikan buku itu, La Nyalla percaya bahwa dirinya dan semua anggota DPD RI memiliki harapan untuk mewujudkan sistem ketatanegaraan yang ideal.

Mewujudkan DPD RI yang menjadi artikulator kepentingan daerah di tingkat nasional, karena DPD RI merupakan anak kandung reformasi yang bersama lembaga negara yang lain menjadi pelaksana kedaulatan. Sehingga DPD RI dapat menampung berbagai dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, yang sekaligus menjamin keputusan di tingkat nasional yang terkait dengan kepentingan daerah, diambil melalui mekanisme double check yang menjamin tersalurkannya aspirasi kepentingan daerah.

"Saya menyadari dan memahami bahwa masih harus dilakukan upaya serius menuju ke arah itu. Baik upaya jangka pendek maupun jangka panjang. Upaya jangka pendek tentu mengoptimalkan semua piranti yang hari ini ada dan dijamin undang undang. Sedangkan upaya jangka panjang tentu diupayakan dengan roadmap yang terarah dan terukur serta konstitusional," ungkap La Nyalla yang ditulis dalam bukunya.

Untuk itu, DPD RI butuh kepemimpinan yang serius dan kuat. Kepemimpinan yang melibatkan semua kekuatan stakeholder, baik di dalam DPD RI itu sendiri maupun di luar DPD RI untuk saling bersinergi.

"Insha Alloh saya siap mengabdikan diri saya bersama para anggota Senator yang terhormat, untuk bersama-sama mewujudkan DPD RI yang kuat dan bermartabat," kata La Nyalla tegas. (*)

Source : Polipreneur Newsroom